Posts Tagged ‘Benefits’

Plastik digunakan mengubah Air Laut menjadi Air Tawar Bersih

Sungguh Plastik yang mudah di produksi dan Melimpahnya air Laut di Bumi ini menimbulkan beberapa Pertanyaan ?
Apakah Air Laut bisa dikonsumsi ?
Jawabnya Bisa, Puluhan, Ratusan, Ribuan warga yang tinggal di sepanjang pesisir pantai, yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih sedang air laut yang dimiliki sangat melimpah banyaknya dapat merubah air laut menjadi air tawar.

Bagiamana hubungan Plastik dengan air laut menjadi air tawar ?
Jawabnya Pada proses teknologinya.

Bagaimana Cara air laut dapat menjadi air tawar ?
Caranya dengan memanfaatkan Teknologi air laut, Teknologi Air laut yang digunakan untuk merubah Air Laut Menjadi Air Tawar lebih Umum disebut WaterPyramid. Cara kerja alat ini sangat sederhana, sinar matahari yang tembus lewat tenda Plastik Piramida dan menaikkan tenda Plastik Piramida hingga 70 derajat celcius maka air asin yang berada didalam akan mengembun pada dinding tenda, dan akan menetes melalui saluran bawah yg ada pada dasar piramida Plastik yg sudah dibuat. tetesan itu disebut destilasi, atau yg bisa disebut air tanpa garam dan bakteri.
WaterPyramid sederhana juga bisa kita buat dengan modal yang sangat ringan. Cukup dengan menggunakan Plastic bening dan Bak/Ember. Caranya, bentangkan Plastic di atas air laut/asin, kemudian di tengah-tengah Plastic taruh batu sebagai pemberat sehingga Plastic akan condong ke bawah. Di bawah plastic yang atasnya terdapat batu tadi taruh bak/ember. Maka air laut akan menguap, mengembun di plastic, kemudian akan menetes di bak/ember tadi. Sehingga Air ini sudah tidak asin lagi dan siap untuk dikonsumsi. sumber: http://onenewsolution.com

Plastik dari Buah Jeruk

Penelitian bidang kimia dan biologi di Cornell University, New York, Amerika Serikat terhadap Kulit Buah Jeruk. Sangat luar biasa Kulit Buah Jeruk berhasil dirubah menjadi Plastik, Bagaimana carnya ?

Proses awal pembuatan polimer dengan menggunakan limonen oksida sebagai molekul pendukung baru dan karbondioksida menggunakan katalis dalam penelitian di laboratorium. Limonin oksida adalah sejenis karbon dalam bentuk senyawa kimia yang terdapat pada 300 jenis tanaman. Pada buah jeruk, lebih dari 95 persen minyak yang mengandung senyawa tersebut terdapat pada kulit buah jeruk.

Pada skala industri minyak kulit jeruk ini diekstraksi untuk berbagai macam kegunaan, salah satunya pembersih rumah tangga yang memiliki bau pohon jeruk. Minyak ini kemudian dapat dioksidasi sehingga menghasilkan limonin oksida. Senyawa ini tergolong reaktif yang digunakan sebagai senyawa building block (komponen utama plastik). Building block lainnya digunakan adalah karbondioksida, yang dikenal sebagai gas atmosfer yang terus meningkat terutama abad ini. Gas ini sebagian besar dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, gas alam, maupun batubara).

Penggunaan katalis untuk menggabungkan limonen oksida dan karbondioksida dibutuhkan untuk memproduksi polimer baru yang dikenal sebagai Polilimonin karbonat. Polimer ini ternyata memiliki banyak karakteristik yang sama seperti Polistiren. Polistiren bahan plastik yang dibuat dari minyak bumi dan banyak digunakan dalam Produk Plastik yang bisa dibuang.

Hasil yang di harapkan Mainan anak diproduksi dari kulit buah jeruk dapat diwujudkan dan menjadi Product Ramah. Sumber:Chemistry

Pengertian Plastik dan Sejarah Plastik

Untuk mengurangi kekeliruan pemahaman kita tentang plastik, sebaiknya kita ketahui dulu apa pengertian, jenis, manfaat, dan bahaya dari plastik tersebut.
Plastik dapat diartikan sebagai polimer bercabang atau linear yang dapat dilelehkan atau dilunakkan dengan menggunakan api atau suhu panas lainnya. Dengan kata lain, plastik memiliki derajat kekristalan yang lebih rendah daripada serat.
Material plastik pertama kali digunakan sejak abad ke-19. Hal ini terlihat dari banyaknya plastik yang dibuat dan dicetak. Akan tetapi, pada tahun 1990-an, plastik menjadi bahan atau bagian kebutuhan yang sangat diinginkan. Hal ini terbukti dari banyaknya plastik yang dibuat dan dicetak.
Tiap tahun, kebutuhan akan plastik semakin bertambah. Pada tahun 2005 plastik dicetak sebanyak 220 juta ton. Terbayang bukan, betapa banyaknya kebutuhan orang akan plastik sebab hampir semua bahan dan alat yang kita gunakan terbuat dari plastik, semisal botol, sandal, tas, keranjang, ember, dan gelas.
Plastik menjadi primadona karena dianggap awet, kuat, dan ringan. Meski bersifat hampir sama dengan logam (awet dan kuat), logam dianggap terlalu berat dan mahal. Akhirnya, hal itu yang membuat kebutuhan plastik di dunia semakin tinggi.
Sedangkan sebanyak 9,1 miliar botol plastik telah menjadi sampah percuma hampir setiap tahunnya, sedangkan yang didaur ulang hanya 360 juta botol plastik. frans ekodhanto
Sejarah Plastik
Plastik menggantikan bola biliar yang semula terbuat dari semen. Adalah Alexander Parkes, orang yang pertama kali memperkenalkan istilah plastik. Ketika itu, Parkes memperkenalkannya di sebuah Great International Exhibition di London pada 1892.
Salah satu hasilnya adalah ketika bola biliar yang semula terbuat dari semen digantikan dengan bahan temuan Hyatt ini. Sayangnya, temuan Hyatt dianggap kurang bagus sebab jenis plastik ini sangat mudah meleleh di udara panas dan akhirnya bentuknya rusak. Ketika selulosa dijadikan bahan pembuat film yang kemudian disebut seluloid pada awal 1900.
Dalam waktu hampir bersamaan, tepatnya 1897, muncul jenis plastik lain bernama formaldehyde resins atau disebut bakelit. Namun, jenis plastik ini kemudian disebut sebagai plastik modern. Salah satu produk yang terkenal ketika itu adalah ketika jenis ini digunakan sebagai campuran pembuat kapur tulis.
Plastik jenis ini mencampur antara formaldehyde resin dengan teknik pembuatan dengan elektrisitas (listrik). Plastik milik Smith bersifat lebih keras dan kaku.
Secara garis besar, pada 1839 – 1894 merupakan era kemunculan plastik jenis semisintetis. Sedangkan pada awal abad ke-20 (1908 – 1932) merupakan era paling produktif munculnya jenis-jenis plastik, mulai dari plastik yang kemudian dijadikan benang (nilon), PVC yang lebih elastis, hingga “si busa putih bernama Styrofoam temuan Ray McIntire pada 1954”.
Memasuki era modern, 1940 – 1980, material pembuat plastik bukan hanya dari selulosa, alkohol, atau resin, namun ada yang dicampur kristal. Yang sifatnya kaku, awet, dan bening transparan seperti kristal. Plastik jenis ini kemudian banyak digunakan sebagai kaca lampu kendaraan atau lampu-lampu lainnya.

Kemasan (Packing wrap) Bantalan Udara

Jerman meluncurkan kemasan (Packing Wrap) bantalan udara, terbuat dari LDPE co-diekstrusi film, di pasar Inggris.

Perusahaan Jerman Storopack menargetkan sistem AIRmove, pengganti untuk pembungkus gelembung (bubble wrap), chip kemasan, kemasan karton bergelombang layanan dan, di bisnis kemasan karton.

“Membuat Kemasan (Packing) bantal udara adalah biaya lebih efektif dari siap-ke-menggunakan bantalan udara atau film gelembung pembungkus (stretch film)” “Satu gulungan AIRmove dapat menyediakan materi kemasan sebanyak sekitar delapan gulungan siap menggunakan film gelembung.”

Bahaya Plastik Berganti Menjadi Keuntungan Plastik

Berdasarkan penelitian Tim Medis, Kantong Plastik berwarna mengandung zat kimia yang dapat membahayakan kesehatan Manusia. Karena kantong plastik warna dan berbau kimia dapat membahayakan kesehatan Manusia, maka pembeli yang berbelanja, sebaiknya  menolak barang yang dibeli dibungkus dengan kantong plastik berwarna dan berbau kimia.

Guna mengurangi penggunaan kantong Plastik, Salah satu Negara, pemerintah memberlakukan pajak kantong plastik sebesar 0,50 dolar (Rp 549.000) di 60.000 toko di kota tersebut. Kendati demikian, peraturan tersebut berhasil mengurangi 90% jumlah kantong plastik yang diditribusikan dari 3.100 supermarket, toko-toko, serta deretan tempat kecantikan dan kesehatan lainnya.

Lain Halnya dengan salah satu perusahaan sudah berhasil mengolah limbah Sampah Plastik. Perusahaan memiliki kapasitas dan pendapatan Besar dari Pengolahan Limbah Plastik. Dengan garis cuci-dan-semacam baru, Polimer PET Kustom sekarang memiliki kapasitas untuk memproses ulang £ 175.000.000 dari PET setiap tahunnya. Ia juga memiliki kapasitas untuk pelletize £ 30.000.000 dari food grade PET daur ulang. Focus pada pembuatan bisnis kami bahan berkualitas terbaik di luar sana,” yang merupakan tantangan yang meningkat.

Koleksi telah pergi ke single-stream dan ada sistem yang lebih otomatis “untuk pengolahan bahan yang dikumpulkan Untuk mencapai kualitas serpihan yang dibutuhkan, garis cuci-dan-semacam baru memiliki banyak fitur yang dirancang untuk memisahkan kontaminan.

Setelah botol PET dalam pabrik yang cukup terang dan sangat bersih, mereka dicuci untuk menghilangkan kotoran dan label sebelum diangkut ke sistem penyortiran. “Materi yang oven-sembur dan cukup panas untuk menghilangkan kotoran, label, dan pasir. “Itu membuat lebih mudah untuk memilah dan mudah pada penggiling. ” Selain itu, PET diurutkan menjadi warna yang jelas, hijau dan kuning dan dicuci dua kali lebih banyak jalan untuk menjadi produk jadi.

“Permintaan untuk serpihan bersih dan baik sangat kuat di pasar botol, lembaran dan pasar di pasar lebih tinggi-end serat,” katanya. “Pelanggan menginginkan kualitas produk yang lebih baik untuk menjamin kualitas produk jadi mereka karena mereka menggunakan persentase yang lebih tinggi dari konten daur ulang.” Permintaan untuk pasar yang tampaknya akan tumbuh dengan kuat.

Saat ini salah satu perusahaan Produsen mobil smart akan segera memperlihatkan sebuah mobil konsep terbaru bernama forvision. Mobil yang digerakkan oleh baterai listrik ini memiliki roda yang terbuat dari plastik. Inovasi lain yang ditempatkan pada mobil ini adalah ‘e-textile’ yang menggantikan bahan fabric yang melapisi jok dan interiornya.